maricaridisini photo maricaridisini.png

Jumat, 04 April 2014

Surat Kabar sebagai Kontrol Sosial


Media Massa adalah sebuah sarana/alat penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan, dimana komunikan tersebut yaitu publik/khalayak banyak yang mempunyai karakteristik yang berbeda, baik kultural, religi, strata sosial dan banyak karakteristik lainnya. Dalam segala bentuk penyampaiannya yang tertuju pada semua khalayak, memaksa segala isi pesan bersifat umum dan mencakup segala aspek kehidupan masyarakat.
Perkembangan media massa bagi manusia sempat menumbuhkan perdebatan panjang tentang makna dan dampak media massa pada perkembangan masyarakat.  Dalam perkembangan teori komunikasi massa, konsep masyarakat massa mendapat relasi kuat dengan produk budaya massa yang pada akhirnya akan mempengaruhi bagaimana proses komunikasi dalam konteks masyarakat massa membentuk dan dibentuk oleh budaya massa yang ada.  Media massa berperan untuk membentuk keragaman budaya yang dihasilkan sebagai salah satu akibat pengaruh media terhadap sistem nilai, pikir dan tindakan manusia.
media massa sangat berperan penting dalam perubahan sosial. Kita tidak bisa meremehkan peran media massa terhadap perubahan sosial. Media massa saat ini memang cenderung mengarah pada misi influence (mempengaruhi) khalayak. Bahkan tanpa adanya misi tersebut, media massa secara otomatis akan mempengaruhi masyarakat. Mulai dari media massa yang berbentuk organisasi di sebuah institusi atau asosiasi. Sampai media massa yang berbentuk perusahaan besar atau industri. Semuanya mempengaruhi khalayak. Tidak bisa dipungkiri bahwa peran media massa dalam perubahan stuktur masyarakat sangatlah besar. Media massa adalah tempat yang tepat dan strategis untuk dapat melakukan perubahan dalam masyarakat.
Perubahan itu sendiri memiliki dua sisi, positif dan negatif. Kita bisa mengambil contoh sisi positifnya, sesuai dengan salah satu karakteristik komunikasi massa dan fungsi media massa, yaitu memberikan isi pesan atau informasi yang menyangkut kepentingan khalayak luas. Namun disini,
kepentingan khalayak luas yang dikemas menuai perhatian masyarakat yang berlebihan.
Masyarakat seakan dihipnotis dengan pemberitaan-pemberitaan inovasi seperti gaya hidup sehat, penyelamatan lingkungan dan bumi, psikologi, pendidikan dan lain-lain. Lalu perubahan-perubahan itu kian muncul dalam lingkungan masyarakat. Komunikasi antar masyarakat semakin aktif dalam kehidupan. Dan akhirnya informasi yang disyiarkan media massa menjadi petunjuk hidup masyarakat. Kebutuhan hidup masyarakat. Bahkan informasi yang didapat dari media massa pun dapat menjadi pedoman hidup masyarakat yang sangat konkrit.

Dalam segala upaya tercapainya pesan/informasi kepada komunikan/publik, maka dalam media massa terdapat beberapa bentuk media massa, salah satunya yaitu :
SURAT KABAR
Surat kabar juga dikenal dengan nama koran. Koran berasal dari bahasa Belanda, yaitu krant dan bahasa Perancis, yaitu courant. Koran atau surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran, yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik. Topiknya bisa berupa even politik, kriminalitas, olahraga, tajuk rencana, cuaca. Surat kabar juga biasa berisi kartun, TTS dan hiburan lainnya.

Menurut Agee, surat kabar memiliki tiga fungsi utama dan fungsi sekunder  yaitu :
  1. to inform (menginformasikan kepada pembaca secara objektif tentang apa yang terjadi dalam suatu komunitas, negara dan dunia)
  2.  to comment (mengomentari berita yang disampaikan dan mengembangkannya ke dalam fokus berita)
  3.  to provide (menyediakan keperluan informasi bagi pembaca yang membutuhkan barang dan jasa melalui pemasangan iklan di media)

Fungsi Sekunder media adalah :
1.      untuk mengkampanyekan proyek-proyek yang bersifat kemasyarakatan, yang diperlukan sekali 
       untuk membantu kondisi-kondisi tertentu.

2.      memberikan hiburan kepada pembaca dengan sajian cerita komik,kartun dan cerita-cerita khusus.

3.      melayani pembaca sebagai konselor yang ramah, menjadi agen informasi dan memperjuangkan 
       hak.


Dilihat dari ruang lingkupnya, surat kabar nasional, regional, dan lokal. Ditinjau dari bentuknya, ada surat kabar biasa dan tabloid. Dilihat dari bahasa yang digunakan, ada surat kabar Berbahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Daerah. Ada juga surat kabar yang dikembangkan untuk bidang-bidang tertentu, misalnya berita untuk industri tertentu, penggemar olahraga tertentu, penggemar seni atau partisipan kegiatan tertentu.
Jenis surat kabar umum biasanya diterbitkan setiap hari, kecuali pada hari-hari libur. Surat kabar sore juga umum di beberapa negara. Selain itu, juga terdapat surat kabar mingguan yang biasanya lebih kecil dan kurang prestisius dibandingkan dengan surat kabar harian dan isinya biasanya lebih bersifat hiburan.
Kebanyakan negara mempunyai setidaknya satu surat kabar nasional yang terbit di seluruh bagian negara. Di Indonesia, contohnya adalah KOMPAS. Pemilik surat kabar, atau sang penanggung jawab, adalah sang penerbit, Orang yang bertanggung jawab terhadap isi surat kabar disebut editor.
Dapat dilihat dari segala Potensi yang dimiliki dari surat kabar mempunyai peran penting dalam perubahan sosial, dari informasi yang disampaikan mempunyai daya tarik untuk mempengaruhi khalayaknya untuk mengetahui, mengikuti dan memahami maksud dari isi pesan/informasi dari surat kabar. objek pesan yang tertuju pada semua khalayak, tanpa terkecuali bagi yang ingin membaca isi surat kabar. sesuai dengan maksud dari komunikasi yaitu memberikan kesepahamaan dan pengertian, surat kabar juga mempunyai fungsi sebagai pengantur dan pengontrol segala tindakan dalam masyarakat untuk menyampaikan apa yang harus dilakukan maupun apa yang tidak harus dilakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar